Museum adalah tempat yang tepat untuk anak-anak mendapatkan nuansa dunia

2. Memancing imajinasi dan rasa ingin tahu
Dengan mengajak anak ke museum baru yang belum pernah mereka datangi sebelumnya, tentu akan memicu rasa ingin tahu mereka. Anak bisa langsung bertanya-tanya mengenai apa yang mereka lihat di museum. Misalnya saja, apa maksud dari suatu karya seni atau bagaimana caranya ya orang zaman dahulu bisa membuat teknologi canggih, dan sebagainya. Hal ini tentu akan memancing imajinasi dan mereka menjadi lebih kaya akan ilmu pengetahuan.

3. Melihat suasana berbeda/sesuatu yang belum pernah dilihat
Museum adalah tempat yang tepat untuk anak-anak mendapatkan nuansa dunia baru yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Contohnya, saat mereka melihat gambaran luar angkasa di Planetarium atau melihat fosil dinosaurus, mata uang kuno, dan sebagainya. Dengan melihatnya, anak bisa merasakan suasana kehidupan ratusan tahun sebelumnya atau luar angkasa yang sulit untuk dijangkau.

 

4. Membantu anak mengetahui minatnyaManfaat mengajak anak berlibur ke museum dapat berperan menjadi media penting dalam membantu anak mengetahui minat mereka. Misalnya, anak yang ingin menjadi pilot dapat Anda ajak untuk melihat bocoran slot gacor malam ini pesawat dan merasakan menjadi pilot secara langsung, atau anak yang suka menggambar bisa diajak melihat karya seni dari seniman terkenal. Hal ini bisa menentukan ketertarikan minat pada anak dan juga memberinya inspirasi.

 

5. Melatih anak menempatkan sesuatu dalam perspektif waktu
Museum merupakan lorong waktu tempat anak dapat melihat sesuatu yang mungkin selama ini hanya mereka lihat di buku atau cerita saja. Nah, saat membaca suatu kisah peristiwa di dunia, baik itu sejarah, politik, atau yang lainnya anak bisa saja bingung dengan waktu dari berbagai peristiwa yang terjadi. Museum biasanya menggunakan visualisasi grafik atau angka untuk menempatkan suatu peristiwa dalam perspektif waktu. Hal ini akan membuat anak memiliki perspektif waktu yang lebih luas tentang sebuah peristiwa yang pernah terjadi di dunia.

 

6. Merupakan cara belajar yang efektif
Museum merupakan salah satu lingkungan belajar informal. Si kecil dapat leluasa menjelajahi pameran, berupa lukisan, patung, hingga benda-benda bersejarah. Hal ini membuat anak bisa belajar lebih interaktif, serta mendapatkan informasi mendalam dari objek yang ia amati.